Otoseken.id - Usia pakai mobil dan kondisi jalan Indonesia yang kurang ideal dapat membuat komponen kaki-kaki lebih mudah aus.
Apalagi jika pengemudinya sering melewati jalan rusak dan berlubang dengan kecepatan tinggi.
Akhiong, pemilik bengkel spesialis kaki-kaki Sinar Mas Akhiong mengungkapkan bahwa salah satu jenis mobil yang paling rawan di bagian kaki-kakinya adalah MPV.
"MPV yang paling rawan rusak. Penyebabnya karena kondisi jalan yang kurang bagus dan bahan komponennya yang memang kurang kuat," sebut Akhiong.
(Baca Juga : Bedah Mesin Honda Verza 150 Vs New Mega Pro, Sama Tapi Beda Tipis? )
Ketika sudah muncul gejala seperti munculnya bunyi-bunyi serta laju mobil yang lari ke arah samping saat berkendara lurus, sebaiknya Anda merencanakan untuk memeriksa kaki-kaki.
Akhiong menjelaskan mengenai shockbreaker
Jika dibiarkan, kenyamanan dan keamanan berkendara tentu menjadi berkurang.
Untuk MPV populer seperti Toyota Avanza, Nissan Livina, dan Honda Mobilio, biaya peremajaan seluruh bagian kaki-kaki di bengkel resmi bisa mencapai Rp 8 juta.
Jika Anda menginginkan alternatif yang lebih murah, Sinar Mas Akhiong menawarkan opsi komponen non-OEM dengan setengah harga dari biaya ke bengkel resmi.
"Untuk mobil seperti Avanza, ganti semua komponen kaki-kakinya paling habis Rp 4,5 juta. Itu sudah termasuk shockbreaker, bushing, link, dan arm," sebut pria yang sudah menggeluti dunia kaki-kaki mobil lebih dari 20 tahun.
(Baca Juga : Pasang Turbo Murah? Jangan Salah, Totalnya Bisa Puluhan Juta)
Untuk lama pengerjaan, Akhiong menyebut bengkelnya dapat menyelesaikan peremajaan kaki-kaki dalam waktu sekitar satu sampai dua jam.