Cara ketiga adalah dengan menggunakan voltmeter.
Idealnya, tegangan yang dihasilkan alternator berada di rentang 13,8 volt sampai 14,8 volt.
Jika angka yang tercatat berada di bawah batas minimal (13,8 volt) maka itu berarti kinerja alternator sudah tak lagi optimal dan dapat menyebabkan kerusakan aki.
Kondisi ini sering disebut dengan tekor alias kebutuhan kelisrikan tidak mampu dipenuhi oleh alternator.
Baca Juga: Baru Tahu, Memanaskan Mesin Mobil Ternyata Bikin Aki Lebih Awet