Motor Tiba-Tiba Mogok atau Mati? Inilah Beberapa Penyebabnya, Simak

Rabu, 10 Juli 2024 | 17:08
tribunnews

ILustrasi motor mogok

Otoseken.id - Banyak pemilik tidak dilakukan perawatan berkala pada komponen-komponen di sepeda motor.

Biasanya, perawata setiap 3 bulan sekali atau setelah indikator km sudah mencapai 2.000 km atau 4.000 km.

"Kalau dari anjuran produsen sekitar 2.000 km atau 4.000 km baru dilakukan servis berkala sekalian ganti oli, tetapi masalahnya setiap orang memiliki aktivitas dengan motor yang berbeda," ucap Tri Haryanto sering disebut TH mekanik Autozone Solo.

Dengan melakukan servis berkala maka komponen pendukung kendaraan untuk bisa di gunakan akan terkontrol.

Seperti Busi, Karburator, Koil, CDI, dan Spul atau Pulser, namun untuk sepeda motor yang menggunakan pengapian CDI DC maka perlu melakukan pengecekan Aki.

"Sistem pengapian CDI DC untuk sumber arus yang digunakan adalah arus searah dan berasal dari baterai/ aki," ujar TH.

Terkadang jika motor kita berhenti tiba-tiba dijalan yang kita lihat pertama adalah BBMnya masih atau habis.

Setelah itu kita mengontrol businya masih nyala atau sudah mati.

Faktor Penyebab Motor Mati Tiba-tiba

Namun jika BBM masih ada dan busi masih nyala pengapiannya ada beberapa faktor yang perlu kita lihat seperti:

1. Karburator

Karena kerusakan kecil yang ada di karburator mempengaruhi motor tersebut menyala atau tidak.

Seperti setelan BBM dan setelan udaranya sudah pas untuk menyuplai ke dalam mesin atau belum.

Baca Juga: Harus Tahu, Begini Tanda-tanda Aki Motor Injeksi Soak, Awas Mogok

2. Koil

Koil memiliki fungsi untuk menaikan arus dari aki yang semula hanya 12 Volt menjadi puluhan ribu Volt. Tegangan listrik super tinggi ini yang akan memantikkan percikan api di ruang bakar dengan komponen busi.

Halaman Selanjutnya

3. CDI Secara garis besar CDI memiliki…
Tag

Sumber GridOto.com