Sering Servis Pakai Metode Carbon Cleaner? Ternyata Ada Efek Buruknya

Sabtu, 28 September 2019 | 15:35
Radityo Herdianto

Kotoran Ruang Bakar Mesin yang Terangkat dari Carbon Cleaner

Otoseken.id - Saat melakukan tune up mobil bekas, kadang juga dilakukan servis dengan metode carbon cleaner.

Carbon cleaner yaitu membersihkan ruang bakar dengan cara memasukkan media cairan atau foam/busa pembersih kedalam ruang.

Memanfaatkan lubang busi untuk memasukkan cairan atau foam/busa.

Bagi sebagian orang mengganggap cara ini ampuh untuk membersihkan ruang bakar agar kerak karbon hilang.

Baca Juga: Begini Cara Yang Benar Memakai Cairan Pembersih Jeroan Mesin, Carbon Cleaner

Namun, ternyata cara ini bila sering dilakukan sebenarnya akan menyebabkan masalah.

Menurut Sugiyanto atau akrab disapa Ugie menyebutkan bahwa sebenarnya berbahaya bila servis mobil sering dilakukan dengan metode carbon cleaner.

"Metode servis dengan cara carbon cleaner sebenarnya boleh-boleh saja, namun kalau dilakukan terlalu sering akan bahaya," ucap Ugie yang bengkelnya berada di Pusat Otomotif Sentral Harapan Indah (POSH) blok F.26 Sentra Bisnis Harapan Indah, Bekasi.

Carbon cleaner memang dirasa cukup ampuh menggangkat kerak karbon di kepala piston, namun bila terlalu sering malah akan mengikis lapisan kepala piston itu sendiri.

Baca Juga: Banyak Yang Belum Tahu, Begini Loh Cara Menggunakan Cairan Carbon Cleaner

Kepala piston dari pabrikan sudah dirancang memiliki lapisan yang membuat kerak karbon tidak terlalu menempel.

Nah, cairan carbon cleaner yang kualitasnya kurang bagus akan membuat lapisan ini lama-lama terangkat.

Ryan/GridOto.com

permukaan kepala piston ditumpuki kerak karbon

Halaman Selanjutnya

Bila sudah terangkat maka tidak ada lagi…
Tag

Sumber GridOto.com