Efeknya, konsumsi BBM Baleno ini jadi lebih irit dari sebelumnya. Pilihan transmisi otomatis yang sebelumnya absen akhirnya dihadirkan oleh Suzuki.
Jika dibandingkan sebelumnya, pamor Baleno facelift sempat tergoyahkan karena mobil ini mendapat perlawanan serius dari Toyota Soluna dan Honda City Type Z.
Baleno Next-G
Generasi kedua (2003-2006), nama lainnya adalah Baleno Next-G, mesin yang berkode M15A DOHC 16 valve termasuk canggih dan tetap irit
Sebagai bentuk serangan balik terhadap para rivalnya, pada 2003, Suzuki meluncurkan generasi kedua Baleno yang diberi nama Baleno Next-G.
Baleno Next-G merupakan versi sedan dari Suzuki Aerio. Makanya wajah, desain interior, dan mesin yang digunakan oleh Baleno Next-G sama persis dengan Aerio.
Hal yang cukup menarik dari Baleno Next-G adalah instrument clusternya yang sudah menggunakan model digital.
Bahkan mobil ini diklaim sebagai pelopor di kelasnya yang menggunakan instrument cluster digital.
Suzuki Baleno hatchback
Suzuki Baleno Next-G
Untuk jantung pacunya, Suzuki Baleno Next-G menggunakan mesin berteknologi VVT dengan kode M15A berkapasitas 1.500 cc empat silinder yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 100 dk dan torsi 133 Nm.
Desain Baleno Next-G kala itu mengundang banyak pro dan kontra karena mobil ini dinilai memiliki desain yang kurang proporsional untuk sebuah sedan kompak.
Facelift Baleno Next-G