Ini Penyakit Yang Sering Muncul di SUV Transmisi Manual, Banyak Yang Gak Nyadar

Rabu, 26 Februari 2020 | 10:37

Illustrasi transmisi manual

“Jika iya, maka pertanda ada kebocoran seal girboks karena sudah mengeras, kalau sudah seperti itu Anda harus menggantinya,” tutur Sanusi.

Agar Tak Dikibuli, Ini Trik Mudah Mendeteksi SUV Bekas Yang Enggak Sehat

Auto Bild Indonesia

Big SUV

Otoseken.id - Sobat ingin meminang SUV bekas? tergiur dengan kilometer yang masih sedikit atau rendah?

Pemilik harus hati-hati dikibuli oknum nakal pedagang dengan cara memutar mundur odometer.

Manipulasi odometer cukup merugikan pengguna SUV bekas.

Karena dari angka-angka yang tertera pada panel meter itu, pemilik baru bisa membayangkan, seharusnya mobil yang akan dibeli sudah melakukan servis rutin berapa kali, atau menandai komponen apa saja yang sudah diganti.

”Kan kelihatan, kalau odometer sudah 100.000 km, berarti sudah dua kali servis besar (40.000 km dan 80.000 km). Komponen yang harus diganti termasuk oli-oli harusnya terdeteksi. Kalau diputar (mundur), pemilik baru susah mencari panduannya,” ujar Rusdi Sopandi, Manajer Mekanik Misterbrum.id.

Baca Juga: Trik Jitu dan Mudah Hilangkan Suara Bising Khas Mesin Diesel

Rusdi juga mengatakan bahwa sebenarnya sangat sulit mendeteksi odometer yang asli atau sudah diputar mundur.

Kecuali, SUV bekas yang akan dijual selalu servis rutin di bengkel resmi, dari sinilah sejarah servis bisa diketahui plus jarak tempuh terakhir.

Kalau pun servis tidak di bengkel resmi, atau mobil sudah melewati masa garansi servis?

Cara mengeceknya secara manual berdasarkan feeling.

Begini langkah yang harus diikuti:

Halaman Selanjutnya

Langkah pertama, selalu tanyakan sejarah servis.
Tag

Sumber Jip.gridoto.com