“Penggantian water pump mesti satu set dengan magnetic clutch-nya, kisaran biaya komponen sekitar 6-7 jutaan,” jelasnya lagi.
Baca Juga: VW Tiguan Bekas, SUV Praktis Untuk Mobilitas Tinggi, Dilego Termurah Mulai Rp 190 juta
Permasalahan ini ternyata juga dimonitor oleh beberapa produsen komponen aftermarket.
Salah satunya UPS, produk aftermarket asal Florida Selatan, Amerika.
Dalam situs resminya, UPS menawarkan solusi untuk masalah ini.
UPS mendesain produk water pump aftermarket untuk mengganti water pump bawaan pabrik.
Mereka menggunakan satu set pompa air dari bahan alumunium cor.
Klaimnya punya umur pakai yang jauh lebih panjang dari water pump bawaan yang bahannya masih menggunakan plastik.
Menurut UPS, pada sebagian besar kendaraan TSI, pemanasan dan pendinginan konstan mengalir melalui pompa air, menyebabkan pompa plastik pabrik lepas dan pecah.
Retak inilah menyebabkan kebocoran besar dan masalah overheat.
Baca Juga: Harga VW Tiguan Bekas di Pasaran, SUV Anti Rewel-rewel Dari Eropa
UPS bahkan menjual water pump kit dalam bentuk satu set dengan impeler-nya atau baling-baling logam, untuk menggantikan baling-baling plastik bawaan pabrik yang diklaim rentan rusak karena panas dan mudah terlepas dari batang logam yang melekat padanya.
Dikutip dari forum internet vwfortex.com, mesin 2.0L TSI dapat mengalami masalah kebocoran oli yang berasal dari area cam cradle (penutup katup).