Otoseken.id - Di pasaran, kaca film mobil memiliki varian tingkat kegelapan.
Tidak sedikit pemilik mobil yang merasa lebih nyaman menggunakan kaca film dengan tingkat kegelapan yang cukup tinggi.
Pemasangan kaca film mobil tentu harus diperhatikan, jangan sampai memicu bahaya.
Pemasangan kaca film yang terlalu gelap justru harus dihindari.
Baca Juga: Efek Virus Corona, Harga Mobil Bekas Anjlok, Waktunya Beli Mobil Seken?
"Kalau terlalu gelap malah menyulitkan orang mengeudi karena visibilitas berkurang, terutama saat berkendara di malam hari," buka Adrianto Sugiarto Wiyono, intruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) kepada GridOto.com.
Adrianto menekankan, pengemudi wajib bisa menguasai area pandang 360 derajat agar dari dalam terhadap area sekitar mobil.
Kondisi ini penting karena pengemudi harus mampu merespon apa yang terjadi dan mampu mengantisipasinya dengan kemampuan visibilitas yang baik.
"Penggunaan kaca film yang tidak terlalu gelap juga membantu kendaraan lain di belakang bisa melihat apa yang terjadi di depan, kemampuan respon dan antisipasinya bisa sama," terang Adrianto.
Adrianto juga tidak bisa membenarkan penggunaan kaca film yang gelap untuk menambah keamanan barang karena bisa memanfaatkan kompartemen penyimpanan tertutup atau partisi untuk menutup barang bawaan.
"Begitu juga alasan privasi, mobil bukan tempat untuk melakukan suatu hal atau memerlukan situasi yang sangat personal mengingat sebagian besar bagian mobil itu kaca," lanjut Adrianto.
Adrianto menyarankan, meski belum tertulis secara resmi undang-undang penggunaan tingkat kegelapan kaca film, sebaiknya tingkat kegelapan cukup berkisar di antara 30% hingga 60%.