Noda Aspal di Bodi Mobil Bekas Hilang Pakai Minyak Tanah, Fakta atau Hoax?

Senin, 20 April 2020 | 18:30
Otomotif

Ilustrasi berantas noda aspal

Christian mengatakan, meskipun penggunaan minyak tanah sama saja dengan bensin, tetapi minyak tanah sedikit lebih agresif untuk bagian karet pintu.

“Jadi kalau ada karet lis yang tipis, itu takutnya tiba-tiba melengkung karena sifatnya terlalu panas,” jelasnya.

Maka dari itu, ia lebih cenderung memilih untuk menggunakan bensin ketimbang minyak tanah, disamping juga menggunakan produk tar remover yang banyak dijual di pasaran.

“Jadi kalau ditanya boleh atau tidak pakai bensin, menurut saya boleh saja asal dengan cara penggunaan yang tepat,” terang Christian.

“Karena sebetulnya tar remover yang dijual itu mengandung zat yang kurang lebih serupa, cuma memang tingkat agresivitasnya lebih rendah,” tutupnya.

Trik Ganti Ban Mobil Bekas, Wajib Dipasang di Belakang? Ini Penjelasannya

Otoseken.id - Buat pemilik mobil bekas yang ingin ganti ban, setidaknya minimal sepasang (dua buah).

Cukup menjadi banyak pertanyaan saat pemasangan ban, kondisi yang masih bagus harus di sumbu roda depan atau belakang, juga di roda penggerak atau yang berbelok.

Ban Oem alternatif harga ebih hemat dari Permaisuri Ban

Wibowo Santosa, pemilik bengkel spesialis Permaisuri Ban menjelaskan posisi ban mobil yang kondisinya masih bagus.

"Wajib hukumnya ban yang masih bagus dipasang di belakang, apapun jenis roda penggerak mobilnya" tegas Wibowo kepada GridOto.com.

Baca Juga: Ngoprek Santuy Cegah Cat Putih Mobil Bekas Jadi Kuning, Gampang Kok

Menurut Wibowo, ban belakang merupakan bagian yang tidak memiliki kendali ketika mobil sedang melakukan manuver.

Ban belakang sepenuhnya mengandalkan daya cengkeram tapak ban untuk menopang distribusi beban dan gaya inersia yang dihasilkan manuver mobil.

Halaman Selanjutnya

"Kalau alur ban belakang sudah tipis dan…
Tag

Sumber GridOto.com