"Biar lebih optimal siapkan pula peralatan pendukung yang dibutuhkan. Seperti kuas atau sikat kecil untuk menjangkau celah-celah sempit serta lap," tambah Tomy, Brand Manager Rexco Lubricant Indonesia.
Sebelum memulai pastikan mesin dalam keadaan dingin atau hangat, bukan panas demi keamanan.
Baca Juga: Tanda-tanda Alternator Mobil Bekas Bermasalah, Ini Penyebabnya
"Selain itu jika digunakan saat mesin panas cairan degreaser akan cepat menguap dan tidak dapat bekerja maksimal," jelasnya.
Cara pakainya, tinggal semprotkan cairan kimia tersebut pada bagian yang kotor.
Diamkan sejenak, bila perlu dibantu dengan kuas atau sikat gigi untuk menjangkau celah sempit dan merontokkan noda membandel. Bila sudah, seka dengan lap untuk mengeringkan.
Untuk bagian yang boleh di semprot, "Semua bagian luar mesin boleh disemprot. Kalau mau lebih aman, komponen vital dan yang rawan terhadap cairan sebaiknya ditutup," tambah Hendra.
Oiya, produk engine degreaser di pasaran umumnya tersedia dalam dua jenis. Yaitu yang berbahan dasar air (waterbased) dan solvent base.
"Produk kita Rexco 70 karena water based aman-aman saja digunakan sesering mungkin. Sekalipun kalau kena selang karet, kabel atau komponen plastik," kata Tomy lagi.
Sedangkan untuk yang berbahan solvent base tidak disarankan menggunakannya sesering mungkin.
"Soalnya mengandung bahan kimia yang agak keras. Memang bagus dalam merontokkan kotoran,"
"Tapi efek sampingnya bisa bikin beberapa komponen terutama yang berbahan karet cepat getas. Pakai sebulan sekali saja juga cukup," pungkas Hendra. RSP
Harga :