Sokbreker belakang Mobil Bekas Rusak, Begini Ciri-cirinya, Ada Ayunan Berlebih

Selasa, 12 Mei 2020 | 18:05

Ilustrasi sokbreker mobil

Otoseken.id - Setiap mobil bekas dibekali dengan sokbreker, yang fungsinya untuk meredam guncangan dari permukaan jalan.

Sokbreker akan terus bekerja menopang beban kendaraan dan mengikuti setiap permukaan jalan yang dilalui agar kenyamanan bisa dirasakan oleh penumpang mobil.

Seperti pada komponen mobil lainnya, sokbreker belakang bisa rusak atau berkurang kemampuannya.

Seiring pemakaian waktu dan beban yang dibawa mobil tersebut, umumnya kinerja sokbreker akan menurun bahkan rusak.

Baca Juga: Beli Mobil Bekas di Hebo Car Bisa di Rumah Saja, Ini Daftar Harganya

Sayangnya, banyak yang menyepelekan kerusakan sokbreker belakang dan mengganggapnya enggak penting.

Padahal untuk mengetahui sokbreker belakang mulai rusak itu cukup mudah lho.

"Untuk sokbreker belakang yang mulai rusak, bisa dirasakan oleh penumpang," buka Triyono, owner bengkel spesialis Family Auto Service (FAS) yang beralamat di Bintara, Bekasi Barat.

"Bisa dirasakan dari ajrutan ketika melewati jalan tidak rata atau bergelombang, bila mengayun terlalu lama itu berarti sokbreker sudah rusak," tambahnya.

Baca Juga: Exhaust Manifold Mobil Bekas Bocor, Ini Yang Bakal Terjadi, Bensin Boros?

Ajrutan yang terus menerus ini akibat tekanan hidraulik di sokbreker sudah tidak mampu lagi meredam hentakan per.

Rebound yang dihasilkan sudah tidak normal dan menyebabkan ayunan pada mobil terjadi terus menerus.

Halaman Selanjutnya

Auto Bild Indonesia Ilustrasi: Sokbreker mobil yang…
Tag

Sumber GridOto.com