Minyak Rem Harus Sering Diganti? Ternyata Ini Alasannya

Selasa, 19 Mei 2020 | 11:47
Dylan Andika/GridOto.com

Penggantian master cylinder

Otoseken.id - Di mobil bekas, minyak rem punya peran yang luar biasa besar.

Mengingat perannya itu, minyak rem harus selalu dalam kondisi terbaiknya dan dalam jumlah yang cukup.

Itulah sebabnya, minyak rem adalah salah satu bagian yang harus sering dicek dan rutin diganti ketika waktunya tiba.

Namun, apa yang terjadi jika minyak rem tidak diganti sesuai waktunya?

Baca Juga: Minyak Rem Mobil Bekas, Waspadai komponen Ini Rembes Atau Bocor, Bisa Celaka

James D. Halderman dalam bukunya Automotive Chassis Systems menjelaskan, ada 2 hal yang akan terjadi pada minyak rem yang sudah “berumur”.

Yang pertama adalah minyak rem menjadi korosif, sehingga akan merusak sistem pengereman mobil dari dalam.

Hal ini disebabkan karena seiring berjalannya waktu, minyak rem yang bersifat higroskopis akan menyerap kelembaban dari udara.

Selain itu, bercampurnya air dengan minyak rem akan menurunkan titik didih dari minyak rem tersebut.

Baca Juga: 6 Hal Seputar Minyak Rem di Mobil Bekas, Banyak Yang Belum Tahu

Padahal titik didih adalah aspek terpenting dari minyak rem.

Minyak rem dengan titik didih rendah membuat minyak rem mendidih dengan cepat akibat panas yang ditimbulkan dari tekanan sistem rem.

Halaman Selanjutnya

Konsekuensinya, injakan pedal rem akan menjadi lemah…
Tag

Sumber GridOto.com