Otoseken.id - PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) mendatangkan X-Trail Hybrid ke Indonesia pada 2015 lalu melalui gelaran GIIAS.
Pada saat awal peluncuran, Nissan X-Trail dibanderol Rp 625 juta OTR Jabodetabek, selisih Rp 179 juta dari versi 2.5.
Namun usia Nissan X-Trail Hybrid di Tanah Air tidak bertahan lama, Nissan meyetop produksi X-Trail Hybrid pada 2019 karena permintaan pasar yang rendah.
Padahal dari segi kenyamanan, safety dan handling masuk kategori nyaman dan mantap, sama seperti X-Trail 2.5.
Nissan X-Trail Hybrid 2015
Baca Juga: Fitur Spesial di Mobil Nissan X-Trail T30 Tipe XT, Simak Sebelum Beli
Nah sebelum membeli Nissan X-Trail Hybrid bekas, sebaiknya ketahui terlebih dahulu spesifikasi SUV hybrid dari Nissan ini.
Sesuai dari namanya 'hybrid' maka dapur pacu X-Trail Hybrid mengandalkan tenaga dari mesin bensin dan motor listrik.
Mesinnya memakai mesin berkode MR20DD 4-silinder segaris 1.997 cc dengan teknologi Direct Injection dan Dual CVTCS (Continous Valve Timing Control System).
Dipadukan dengan motor listik RM31 dengan baterai Lithium - Ion 202 Volt.
Mesin Nissan X-Trail Hybrid 2015
Outputnya dari mesin bensin sebesar 142 dk di 6.000 rpm, sedangkan motor listriknya sebesar 40 dk.
Torsi maksimum mesin bensinya bisa dapat 207 Nm di 4.400 rpm, dan motor listiknya mencapai 160 Nm.