Yang paling mencolok, pelek memakai replika OZ Futura ukuran 18x8+9 inci. Kemudian pelek tersebut dibalut ban Accelera ukuran 205/45 R18 (depan) dan 215/45 R18 (belakang). Beberapa part suspensi pun ikut diremajakan.
Lanjut ke interior, mulai dari mengganti jok depan yang awalnya nyambung antara jok supir dengan penumpnang di kirinya, menjadi model captain seat alias terpisah.
Jok depan itu maupun yang belakang serta doortrim, dilapis ulang dengan oscar warna hitam, agar lebih nyaman.
Terakhir, sistem entertainment di dalam kabin dihadirkan. Pengerjaannya diserahkan pada Kramat Motor di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Speaker 2-way Rodek, ditanam dikedua pojok dasbor
Baca Juga: Kijang Doyok Simpanan Tahun 1985, Harganya Lebih Mahal dari Innova
"Kecuali head unit, semua perangkat lainnya pakai barang simpanan saya dari dulu,” bilang Jeffrey.
Head unit andalkan produk Clarion tipe CZ201A. Kemudian dipadu sound processor LM Audio, plus speaker 2way keluaran Rodek di bagian depan.
Sementara di kabin belakang, ditanam subwoofer 12 inci dari Lanzar tipe double coil, yang terpasang dalam boks.
Subwoofer Toyota Kijang doyok 1984
Data Modifikasi
Eksterior : Repaint dark chrome yellow Danagloss, grill dan lampu depan ganti tahun 1985.
Interior dan audio : Jok captain seat, retrim oscar hitam, head unit Clarion CZ 201A-usb, digital processor LM Audio, subwoofer Lanzar double coil 12 inci, power Lanzar Optidrive 2200 2 channel competition series, power 4 channel Sony XM-5540F, speaker 2way Rodek 4 inci, speaker coaxial Pioneer TS-F1634R, capasitor bank Stealth STC 1001 1 farad