Engine Mounting Mobil Bekas Rusak Gak Diganti, Ini Bahaya Yang Mengintai

Senin, 14 Desember 2020 | 15:05
Dok. Otomotif

Ilustrasi engine mounting

"Slang radiator saat mesin bergetar karena engine mounting rusak juga bisa ikut rusak atau terjadi kebocoran" sebut Triyono yang bermarkas di Bintara, Bekasi.

Slang bahan bakar juga bisa tertarik akibat getaran mesin.

"Dampaknya besar, maka dari itu kalau memang dirasa engine mounting rusak segera ganti dengan yang baru.," tutupnya.

Ganti Engine Mounting Mobil di Bengkel Spesialis, Segini Biayanya Yang Orisinal

Istimewa

Ilustrasi engine mounting Honda Accord

Otoseken.id - Sobat nggak boleh menyepelekan engine mounting nih, meski tidak termasuk spare part fast moving.

Pasalnya, bujet yang harus disiapkan dalam mengganti komponen yang satu ini lumayan biayanya.

"Kalau genuine parts biasanya di kisaran Rp 10-15 juta satu set tergantung mobilnya. Sedangkan merek aftermarket alternatif seperti NOK di kisaran Rp 5 juta," ujar Andi Chondang, Punggawa Honda Clinic di Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur.

Meski ada alternatif lebih murah, Andi menyarankan agar pemilik mobil lebih mempertimbangkan genuine parts yang teruji kualitasnya.

Baca Juga: Engine Mounting Mobil Bekas Rusak? Jangan Dibiarkan, Akibatnya Malah Bikin Kantong Jebol

"Selain lebih awet, kadang yang kualitas tingkat dua masih terasa getarannya," ungkapnya.

Honda Accord 2004 dibongkar mesinnya di Honda Clinic, Jakarta Timur

Karena biaya yang cukup mahal tersebut, sebaiknya Anda memang mempersiapkan bujet dari jauh-jauh hari.

"Untuk engine mounting biasanya di kisaran 50.000 - 70.000 km sudah harus rajin diperiksa. Biasanya usianya segitu," sebut Ferry Firdaus, Kepala Bengkel Honda Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Halaman Selanjutnya

Nah, mobil Anda sudah berapa tuh kilometernya?
Tag

Sumber GridOto.com