Otoseken.id - Wuling Cortez kondisi seken alias bekas bisa menjadi pilihan sebagai mobil keluarga, sebab Cortez merupakan MPV berukuran medium dengan fitur oke di kelasnya.
Namun sebelum membeli Wuling Cortez bekas, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu penyakit khasnya supaya lebih mudah mengetahui kondisi mobil yang akan dipinang.
Henda Susanto, pemiliki bengkel spesialis Wuling, Korea Timorer Motors ungkap penyakit yang sering ditemui pada Wuling Cortez pada bagian kaki-kaki depan.
"Keluhan yang paling sering di Wuling Cortez itu pada bagian kaki-kaki, terutama kaki-kaki depan yang lemah, materialnya memang enggak sebagus mobil Jepang," buka Hendra, pemilik bengkel spesialis Wuling, Korea Timorer Motors, di Ciputat Tangerang Selatan.
Bengkel Spesialis Wuling dan Timor
Baca Juga: Wow, Harga Spare Part Wuling Cortez 1.8 Cuma Segini di Bengkel Spesialis
Pemilik bengkel spesialis Wuling sekaligus pendiri WLCI (Wuling Club Indonesia) mengungkapkan, ada salah satu komponen yang paling sering kena di sekor kaki-kaki depan.
"Yang paling banyak kena rack steer yang terkikis dengan rack guide, baru 30.000 ribu kilometer aja sudah ada yang kena," ungkap Hendra.
"Rack guide kita menyebutnya piston penyetel yang nempel di rack steer, fungsinya sebagai free play rack," lanjutnya.
Rack guide Wuling Cortez
Menurut Hendra, bahan rack guide atau piston penyetel di Wuling Cortez bebeda dengan mobil-mobil Jepang yang menyebabkan rack steer mengalami aus.
"Bahan rack guide atau piston penyetel di Wuling Cortez itu dari besi, kalau mobil Jepang dan Timor kan dari bahan plastik yang keras, bukan besi,"katanya.
Untuk itu Hendra memodifikasi piston penyetel dengan menggunakan bahan plastik atau sejenis Polyurethane (PU) supaya batang rack steer tidak mudah aus.