“Efek jika motor sering dipakai hard braking atau kebiasaan menaruh tangan di tuas atau pedal rem bikin kualitas rem cepat menurun,” jelas Joko.
Karena perilaku seperti itu bikin minyak rem gampang panas bahkan mencapai titik didihnya, hal ini bisa menimbulkan uap yang akan menjadi air dan tercampur di minyak rem.
Baca Juga: Ngoprek Santuy di Rumah, Cek Minyak Rem Motor Bekas, Wajib Ganti Kalau Begini
Hasilnya minyak rem cepat berubah warna dan membuka peluang terjadi masuk angin dan bikin fungsi rem terganggu.
Jadi ingat, minyak rem juga butuh penggantian secara berkala, makanya lakukan pemeriksaan juga pada minyak rem di motor kalian.
Ngoprek Santuy di Rumah, Cek Minyak Rem Motor Bekas, Wajib Ganti Kalau Begini
Selalu perhatikan kondisi minyak rem
Otoseken.id - Akibat Work From Home (WFH), pengguna motor aktivitasnya berkurang.
Daripada bosan, lebih baik kalian cek minyak rem motor kalian di area tabung atau penampungan.
Jangan sampai minyak rem yang kadaluarsa malah bikin kalian celaka saat motor akan dipakai lagi nantinya.
"Kalau sudah ada perubahan warna lebih baik langsung diganti," terang Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno.
Baca Juga: Ngoprek Santuy Benerin Lampu Depan Mobil Bekas Redup, Cek Tiga Bagian Ini
Aslinya minyak rem berwarna merah terang.
Kalau kalian cek warnanya sudah mulai kecoklatan atau jadi pekat, baiknya ganti dengan yang baru.