Penyakit BMW Seri 3 E46 Bekas yang Sering Terjadi, Simak Sebelum Beli

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:08
ryan/gridoto.com

Penyakit BMW E46 318 seken

Otoseken.id - Sebelum mengambil BMW E46 bekas, sebaiknya kenali terlebih dahulu penyakit yang sering ditemui BMW Seri-3 ini.

BMW E46 pertama meluncur pada tahun 1996 menggantikan seri-3 sebelumnya yaitu E36, ubahan pada E46 mampu membuat sedan asal Jerman ini lebih elegan sekaligus menjadi salah satu BMW yang terlaris.

Di Indonesia, BMW E46 memiliki varian 318i dengan mesin berkode M43 berkapasitas 1.895 cc 4-silinder dan varian 325i dengan kode mesinnya M52 berkapasitas 2/494 cc 6-silinder.

Marenno selaku Owner bengkel BMW East Tuning di Raden Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur mengungkapkan penyakit khas BMW E46, menurutnya penyakit yang sering ditemui ada pada sistem pendinginan mesin.

Baca Juga: Wah, Perhatikan Hal Ini Saat Beli BMW X3 Bekas, Sering Malfungsi?

Dok. Auto Bild Indonesia

BMW seri 3 E46

Thermostat

"Masalah overheat emang banyak di E46, tapi itu karena masalah sistem pendinginannya, hanya di thermostat-nya aja," buka Marenno, owner bengkel spesialis BMW East Tuning di Raden Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Thermostat itu kan fungsinya membantu radiator untuk menjaga suhu mesin tetap ideal, tapi dia baru ngebuka di 105 (derajat Celcius), padahal idealnya 71 (derajat Celcius), 117 sudah overheat," katanya.

Pria yang disapa Renno ini menyarankan untuk mengganti thermostat secara custom ahar masalah overheat tidak terulang.

"Solusinya ganti thermostat custom masalah selesai, enggak rewel lagi," sarannya.

Baca Juga: Tips Beli BMW E46 Bekas, Mending Kode Mesin M43, N42 atau N46? Simak

Sekedar informasi, thermostat merupakan salah satu komponen pada sistem pendingin mesin untuk mencegah mesin overheat, cara kerjanya dengan mengatur sirkulasi cairan pendingin mesin dari radiator.

Halaman Selanjutnya

Menurut Renno penyakit ini terjadi dikarenakan konstruksi…
Tag

Sumber Otoseken.id

Baca Lainnya