Otoseken.id - Sejak September 2021 kemarin Indonesia telah memasuki musim hujan, dan diprediksi akan mulai merata di Desember ini.
Nah ban mobil yang sudah botak, cengkraman atau grip akan berkurang, dampak terburuknya mobil bisa berisiko terjadi aquaplaning.
Sekedar informasi, aquaplaning adalah suatu keadaan ban seolah mengambang.
Ban mengambang karena air yang berada di alur permukaan ban terlalu banyak dan tidak dapat dibuang secara sempurna.
Tangkapan layar Toyota Kijang Innova mengalami aquaplaning di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Lumban Julu pada Minggu (27/06/2021).
Baca Juga: Ini Pola Tapak Ban Mobil yang dapat Mencegah Terjadinya Aquaplaning
Sehingga ban kehilangan traksi pada aspal jalanan yang tergenang air.
Tapi selain kondisi ban yang sudah botak, aquaplaning bisa terjadi karena pengememudi memacu kecepatan tinggi saat jalanan basah.
Lantas pada kondisi bagaimana sebuah ban layak untuk diganti? berikut 5 tanda ban mobil harus segera ganti di halaman berikutnya:
1. Periksa Kebotakan Ban dari TWI (Tread Wear Indicator)
Coba perhatikan tanda TWI pada dinding ban. Kemudian, lihat garis melintang diantara tapak ban. Apakah tebal telapak ban sudah mendekati garis TWI alias menipis.
Tread Wear Indicator ban mobil