Baca Juga: Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif di Stargazer, Rocky dan Veloz
Muncul Peringatan Penurunan Kinerja Oli pada layar MID Toyota Raize
Ia juga menyertakan foto kertas label penggantian oli mesin tertanggal 18 desember 2021, yang mana oli mesinnya menggunakan TMO dengan SAE 10W-40.
Kontan saja postingannya tersebut mendapat komentar dari warga grup komunitas tersebut.
"Wuaduh kekentalan itu.. Wah yang milihin oli siapa? Minimal SAE 5W-30 atau rekomendasinya 0W-20 full synthetic. Berat mesinnya kalau pakai 0W-40. Segera kuras aja om," saran akun bernama Ricky Sophandi.
Saran dari Ricky Sophandi pun dijawab oleh Champlie Chaplin, "Pelajaran berharga banget om ganti oli di tempat yang bukan resmi," paparnya.
Menanggapi permasalah tersebut, Didi mengatakan munculnya warning tersebut jelas akibat pemakaian oli yang tidak sesuai spesifikasi.
Lantaran terlalu kental, oli jadi telat masuk ke celah-celah sempit pada komponen bergerak.
"Kepekatan oli membuat kerja mesin jadi lebih berat, percepatan pelumasan juga lebih lambat dan tidak bisa masuk ke celah terkecil," jelas Son.
Baca Juga: Baru Tahu, Daihatsu Rocky dan Toyota Raize Mending Pakai BBM Ini
Akibatnya, karena pelumasan tidak bekerja sebagaimana mestinya, menyebabkan temperatur mesin naik.
Lalu sistem di mobil membaca ada yang tidak beres dengan mesin, makanya kemudian muncul indikator peringatan tadi.
“Sepertinya dibaca oleh sensor temperatur oli. Perlu diketahui, salah satu fungsi oli juga mendinginkan mesin,” terang Didi.