Misalnya untuk beli oli mesinnya, biasanya ia menghabiskan dana Rp 600 ribuan untuk tujuh liter olinya.
Namun yang terpenting, mesin Big SUV ini disarankan memakai oli dengan SAE yang sesuai yaitu 15W40 dengan API Service GE-4.
Di samping itu, ia juga tak memiliki kendala soal ketersediaan spare part Ford Everest yang dibutuhkan dalam perawatan.
Hal itu ia telah alami ketika menggunakan Everest generasi kedua untuk keperluan sehari-hari hingga touring ke luar kota.
Ford Everest generasi kedua hadir di tahun 2007
Berikutnya soal kesan berkendara, Ford Everest generasi kedua diakui FEVCI punya keunggulan dari sisi kenyamanan dibanding rivalnya seperti Mitsubishi Pajero Sport maupun Toyota Fortuner.
Baca Juga: Ford Everest Jangan Isi Solar Sembarangan, Komponen Ini Bakal Kena
Misalnya, dari letak suspensi Everest yang memiliki keunikan ketimbang mobil pada umumnya.
Hal ini menjadikan pergerakan suspensinya tidak terlalu mengarah ke sisi samping, melainkan ke arah depan atau belakang layaknya gerak sebuah ayunan.
Sehingga Ford Everest dinyatakan memiliki body roll yang minim, tidak limbung dan nyaman saat dikemudikan.
Aspek kenyamanan pada Big SUV 7 seater ini juga diikuti dengan kabin serta ruang kaki yang terbilang lega hingga kursi baris ketiganya.
Faktor ini juga berkat dimensi Ford Everest generasi kedua yang memiliki panjang 5062 mm, lebar 1788 mm, serta tinggi 1862 mm.
Layout dasbor Ford Everest generasi kedua