"Jika dikumulatifkan, nilai yang kami berikan harganya lebih tinggi dari selisih harga," sebut Budi.
Dan yang lebih penting lagi, kondisi psikologis pembeli.
"Bayangkan sudah keluar uang jutaan, ternyata motor yang dibeli jelek. Kan rasanya jengkel," jelasnya.
Jadi, jika ada tawaran harga lebih tinggi dari yang umumnya, teliti lebih dalam apa yang diberikan pedagang tersebut.
Baca Juga: Ternyata Ini Arti Tiga Huruf Paling Belakang di Plat Nomor Kendaraan, Banyak Yang Gak Tahu