"Apalagi kalau yang doyan main off-road tapi enggak pernah dibersihin speed sensornya," tambah Ari.
Sehingga ketika kotor, sensor ABS akan sulit untuk membaca kecepatan dan memberikan sinyal pada pengemudi lewat indikator rem ABS yang menyala.
Baca Juga: Beginilah Cara Mengatasi Penyakit Jeep Cherokee XJ Rakitan Indonesia
Solusinya bisa dengan dibersihkan pada bagian speed sensornya, namun umumnya tak bertahan lama dan lampu indikator rem ABS akan menyala kembali.
Sehingga, solusi paling ampuh dengan mengganti speed sensor.
Harganya kurang lebih sekitar Rp 1,5 juta, sedangkan untuk speed sensor di depan dan kurang lebih seharga Rp 1,3 juta untuk speed sensor di belakang.
Sangat diasarankan untuk mengganti speed sensor ketimbang hanya bolak-balik dibersihkan.
Sensor ABS
"Ketika lampu indikator rem ABS sudah menyala, jauh lebih aman dan tahan lama dengan mengganti speed sensor, apalagi yang doyan touring atau main off-road. tapi jangan lupa abis main langsung dibersihin ke bengkel," wanti Ari.
Penyebab kedua lampu indikator rem ABS yang menyala, datang dari modul ABS-nya. Namun uniknya, modul ABS ini cukup jarang bermasalah.
"Tapi beberapa pemilik Wrangler JK pernah mengalami modul ABS-nya bermasalah," sahut Ari. Penyebab utama modul ABS bermasalah ini memang masih belum jelas.
Namun menurut beberapa forum pemilik Wrangler JK di luar negeri, penyebabnya tak lain dari bagian elektrikalnya.
Harga modul rem ABS Jeep Wrangler JK memang cukup mahal, yakni sekitar Rp 7-8 juta. Namun penggantian modul rem ABS juga memerlukan reset pada bagian software pada ECU