Penyebab Putaran Mesin Mobil atau RPM Tidak Stabil, Harap Perhatikan

Senin, 28 Oktober 2024 | 13:55
F Yosi/Otomotifnet

Mesin Mobil

Dok. Car & Tuning Guide

Idle speed control (ISC) Avanza - Xenia

Sensor ini wajib dicek dan dibersihkan setiap perawatan berkala 10 ribu km. Namun bila sudah dibersihkan masih saja bermasalah, barulah diganti,” katanya.

Baca Juga: Harus Tahu, Ini Dampak Buruk Mencampur Solar Subsidi dan Non-Subsidi

2. Sensor Mass Air Flow (MAF) dan Manifold Absolute Pressure (MAP).

Dok. OTOMOTIF

Ilustrasi MAF sensor

Sensor MAF bekerja mendeteksi jumlah pasokan udara yang masuk ke mesin menggunakan kecepatan aliran.

Nah, lantaran posisinya berada di di area saringan udara, sensor ini rentan kotor.

Pembacaan sensor MAF pun jadi tidak akurat, sehingga rpm mesin tidak stabil.

Begitu juga sensor MAP, yang bertugas mengetahui kondisi kevakuman di intake manifold.

Dok. JIP

Ilustrasi MAP sensor Jeep Wrangler JK

Jika terjadi malfungsi, maka rpm mesin bisa naik-turun.

Baca Juga: Cara Manasin Mobil Dengan Benar, Supaya Komponen Mobil Bisa Awet

3. Throttle Body

Teknologi mesin injeksi terkini sudah mengadopsi sistem drive by wire atau tak lagi menggunakan kawat kabel sebagai koneksi antara pedal gas dan throttle body.

Ibnu/GridOto

Ilujstrasi bersihkan throttle body

Halaman Selanjutnya

Kini ada motor eletrik yang ditanam pada…
Tag

Sumber Otomotifnet.com