Cuci Mobil Setelah Kehujanan Untuk Cegah Kerusakan Cat dan Panel Bodi

Selasa, 30 Januari 2024 | 13:19
Dok. OTOMOTIF

Ilustrasi hujan deras

Otoseken.id - Simak gengs, ini lho dampaknya jika mobil bekas kesayangan jarang dicuci sehabis kehujanan.

Musim hujan semakin intens biasanya membuat kita jadi malas cuci mobil bekas.

Karena baru cuci mobil bekas namun akan kembali kotor akibat terkena air hujan.

Padahal sebaiknya mobil bekas harus dicuci setiap habis kehujanan agar tidak merusak cat dan panel bodi mobil.

"Saat terkena hujan, kita tidak tahu hujan tersebut airnya asam atau mengandung garam," ujar Pramanandana, kepala bengkel bodi Auto Look, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Radityo Herdianto / GridOto.com

Ilustrasi cuci mobil

Kandungan air hujan yang asam atau bergaram memicu potensi timbulnya kerusakan pada cat dan panel bodi.

"Pada cat mobil, bila air dibiarkan mengering maka akan timbul water spot pada permukaan cat," jelas Dana, sapaannya.

Lama-kelamaan, water spot ini akan berubah menjadi jamur pada cat mobil apabila tidak segera dihilangkan.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Nano Coating dan Ceramic Coating Proteksi Cat Mobil

"Kalau sudah berjamur, pernis mobil akan hilang kilapnya, harus dipoles ulang," tutur pria yang doyan bercanda ini.

Lain lagi pada kasus air hujan mengandung garam yang berisiko menimbulkan potensi karat pada bodi mobil.

"Air mengendap di pelat bodi mobil akan memicu karat, apalagi kalau pelat bodinya tidak tertutup cat atau pernis," wantinya.

Halaman Selanjutnya

Angga Raditya Ilustrasi bodi mobil keropos
Tag

Sumber Otoseken.id