Salah satu perbedaan masing-masing tipenya yaitu pada warna interior, untuk tipe Standar Range memiliki warna interior Light Grey yeng terbuat dari bahan kain sedangkan tipe Long Range berwarna Carbon Black yang dibuat dari kulit.
Pada bagian dashboard terdapat Head Unit Integrated Floating Wide Screen dan Panel Instrument berukuran 10,25 inci untuk tipe Long Range dan 7 inci untuk tipe Standar Range.
Bisa untuk mengakses fitur entertainment yang bisa disambungkan ke smartphone seperti Audio, Radio AM/FM, USB Port Bluetooth hingga Navigasi.
Untuk mengatur kesejukan kabin terdapat pengaturan AC model putar.
Setirnya sudah dilengkapi dengan tombol multifungsi serta pada tipe Long Range sudah dilapisi dengan kulit.
Tak hanya itu, mobil ini juga dilengkapi dengan fitur WIND (Wuling Indonesian Command) yaitu fitur yang memudahkan pengguna untuk mengoperasikan fitur-fitur entertainment dengan perintah suara dalam Bahasa Indonesia.
Nah beralih ke mesinnya, Wuling AIR EV tahun 2022 memakai jenis baterai Lithium Ferro-Phospate dengan kapasitas yang berbeda setiap varian tipe.
Untuk tipe Standar Range dibekali dengan kapasitas baterai 17,3 kWh yang mampu menempuh jarak sejauh 200 km dalam baterai penuh.
Seadngkan untuk tipe Long Range memakai kapasitas baterai 26,7 kWh dan mampu menempuh jarak 300 km dalam baterai penuh.
Baca Juga: Terjangkau, Wuling Confero S M/T 2017 Bekas Sisa Segini Harganya
Daya baterai disalurkan pada motor listrik yang memiliki daya maksimal 30 kW dan Wuling mengklaim mobil ini dengan konsep Easy Home Charging artinya bisa dicolok atau dicas menggunakan listrik rumah.
Cara pengecasannya, cukup tekan logo Wuling yang ada didepan, maka akan terbuka dan ada slot charger.
Tentu saja mobil ini harus diisi daya atau dicas, jika menggunakan daya 6.6 kW maka memerlukan waktu 4 sampai 8 jam dari daya baterai 20% ke 100%.