Kawasaki Ninja 250 FI Seken, Jangan Percaya Angka Rendah di Odometer

RZ-1 - Kamis, 24 Januari 2019 | 12:00 WIB

Kawasaki Ninja 250 Fi, idola di bursa motor bekas setelah Ninja 250 versi karburator (RZ-1 - )

Otoseken.id - Meski nggak sebesar motor matik dan bebek, saat ini banyak orang minat bangert dengan motor sport, selain cc paling besar untuk jalanan Indonesia, berkendara di atasnya pasti terlihat gagah.

Selain beli baru, salah satu cara untuk bisa punya motor sport adalah cari unit sekennya di pasar motor bekas.

Contoh merek motor sport paling digandrungi oleh para pemburu motor bekas hingga kini adalah Kawasaki Ninja 250 FI setelah Kawasaki Ninja 250 versi karburator.

Seperti biasa sebelumnya, calon konsumen memperhatikan beberapa hal terkiat informasi tenttang motor yang mau ditebus, yaa biar nggak mengecewakan nantinya.

Baca Juga : Yamaha RX-King Seken, Komponen Ini Langka, Bekasnya Aja Rp 6,5 Jetii?

Dijelaskan Ermawan, punggawa KLR Racing, Kalisari, Jakarta Timur, komponen yang pertama harus dicek kondisinya adalah sistem pengereman.

"Cek piringan cakram depan, kalau sudah tipis, tanda bahwa kilometernya sudah tinggi, jangan tertipu dengan angka odometer rendah," saran  Ermawan.

"Terlebih sekarang ini sudah banyak bengkel atau orang yang bisa melakukan reset odometer biar berkesan mash rendah," lanjut Ermawan menjelaskan.

Selanjutnya, cek komponen lain dan yang nggak kalah penting yaitu  mesin.

Baca Juga : Honda PCX 150 Seken, Kenali Penyakit Bawaannya, Enteng Tapi Ngeselin

Dengarkan suara mesinnya sambil dinyalakan dan putar gas, bila masih halus dan terdengar garing itu tandanya bahwa kondisi mesin masih oke," terang Bidoy sapaan akrab Ermawan.

Pengecekan kondisi komponen suspensi juga harus dilakukan, terjadi kebocoran atau tidak.

"Cara cek sokbreaker bocor, motor cukup ditekan, sambil dilihat apakah ada rembesan oli yang keluar, bila memang tidak ada, itu juga pertanda kalau kondisi sok masih bagus."