Langsam Ninja 250 SL Tinggi, Mekanik Bilang Normal, Setingan Pabrik

RZ-1 - Minggu, 24 Februari 2019 | 17:30 WIB

Kawasaki Ninja 250SL (RZ-1 - )

Otoseken.id - Ini pengetahuan penting buat pemilik motor Kawasaki Ninja 250SL seken, jangan heran dan jangan panik kalau putaran mesin Kawasaki Ninja 250SL kerap tinggi.

RPM kerap menunjukan angka tinggi padahal mesin dalam kondisi stasioner atau langsam.

Biasanya kerap terjadi kalau kondisi mesin motor masih dingin dan baru dihidupkan.

Jangan takut dan khawatir.

Menurut pihak bengkel Kawasaki, ternyata ada penjelasan mengapa hal itu terjadi ke Ninja 250SL.

Baca Juga : Ini Alasan Kenapa 7 Motor Sport Ini Primadona di Bursa Motor Bekas

“Dari Kawasaki sendiri, motor tersebut memang settingannya ke arah performa. Langsam atau stasioner tinggi tersebut tujuannya agar kerja mesin cepat optimal,” terang Eddy Yulianto, Kepala Mekanik Kawasaki SSM Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dibanding motor lain, putaran mesin standar Ninja 250SL saat stasioner berada di angka 2.000 rpm saat baru dihidupkan.

bukalapak
Sensor Idle terletak di throttle body Kawasaki Ninja 250SL dan tidak bisa disetel

Hal tersebut memang sudah diatur oleh ECU bawaan motor dan rpm akan turun perlahan secara otomatis.

Penyebabnya karena sistem injeksi motor Kawasaki Ninja 250SL /RR Mono/Z 250SL atau Kawasaki Z Series sudah dilengkapi dengan sensor Idle Speed Control (ISC).

Baca Juga : Honda BeAT eSP Street Seken, Dicari Karena Setang dan Spidometer Gaul

“Dengan adanya sensor ISC , ECU yang menentukan langsam rpm mesin dan tidak bisa disetting manual pakai baut,” yakinnya.

Hasilnya pengguna tidak bisa menyetel rpm mesin secara manual layaknya motor lain seperti Kawasaki Ninja 250 FI.

Seandainya rpm terdeteksi naik turun, kemungkinan besar masalah berasal dari sensor ISC yang kondisinya sudah kotor dan perlu dibersihkan.