Begini Tips Merawat Radiator Mobil, Jangan Tunggu Mesin Overheat

Dok Grid - Selasa, 10 Oktober 2023 | 16:28 WIB

Ilustrasi mobil mengalami overheat (Dok Grid - )

Otoseken.id - Ketika indikator suhu mesin menunjukkan huruf H atau indikator suhu radiator menyala warna merah, artinya suhu mesin mengalami panas berlebih atau overheat.

Tentu saja jika mobil mengalami overheat, bisa berdampak buruk pada mesin, seperti piston yang melengkung dan sebagainya.

"Mesin yang mengalami overheat, dampak terparahnya bisa turun mesin akibat piston yang melengkung dan bisa merusak blok silinder," buka Wahri, Owner bengkel Spesialis Suzuki Ari Motor di BSD Tangerang Selatan.

Tips Merawat Radiator Mobil

Untuk itu, sebelum mobil kesayangan mengalami overheat, Anda diharuskan merawat sistem radiator mobil, sebagai berikut:

1. Volume Air Radiator

Periksa kondisi air radiator dan pastikan volume pada air radiator cukup, jika volume kurang, mesin akan mengalami overheat.

Gridoto.com
Ilustrasi Coolant Radiator

2. Gunakan Coolant

Pabrikan merekomendasikan air radiator dengan coolant, coolant radiator memang dikhususkan untuk mecegah overheating pada mesin dan coolant mengandung anti-freze.

Selain untuk mencegah panas, coolant juga bisa mecegah korosi dan tidak meinmbulkan kerak.

Umumnya penggantian coolant setiap interval 30 ribu - 40 ribu kilometer.

Penting untuk jadi perhatian, jangan menggunakan air biasa kecuali dalam keadaan darurat, jika sudah dalam kondisi aman, segera ganti air radiator dengan coolant.