Ini Trik Gampang Mendongkrak Tenaga Mesin Standar Selain Engine Swap

Arseen - Selasa, 9 Juli 2019 | 15:10 WIB
Proses engine swap BMW E36 dengan mesin 2JZ milik Toyota Supra.
Taufan Rizaldy/GridOto.com
Proses engine swap BMW E36 dengan mesin 2JZ milik Toyota Supra.

Otoseken.id - Proses engine swap atau menukar mesin ditujukan untuk mendongkrak performa dan peremajaan mesin.

Namun, buat yang enggak ingin repot oleh proses legalitasnya, memasang turbo bisa menjadi alternatif.

Kalau dari segi biaya, mungkin masih setara kalau target powernya sama.

"Tapi prosesnya tak serumit mengganti mesin pastinya," ujar Mashadi, manager bengkel Exclusive Auto Garage di Tebet, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kebiasaan Sepele Ini Bisa Berdampak Buruk Bagi Mesin Mobil, Bahaya Sob!

Mashadi menyebut biaya pemasangan turbocharger untuk mobil-mobil umum di Indonesia ada di kisaran Rp 40-50 juta untuk stage 1.

Ilustrasi turbocharger
Ilustrasi turbocharger

"Ada yang bentuknya turbo kit aftermarket, atau bisa juga custom pipingnya dan beli turbo dan intercoolernya saja yang sesuai," sebut pria ramah tersebut.

Tapi mengaplikasikan turbo pun tak sekadar memasang komponen saja, ada beberapa hal yang harus diubah pada mesin bawaan mobil.

"Yang pertama harus diperhatikan kompresinya. Mobil modern rata-rata sudah 10:1 ke atas, kompresinya harus kita turunkan jadi 8:1 misalnya. Hal tersebut untuk menjaga komponen internal mesin dari stress dan kerusakan," ujar Mashadi.

Baca Juga: Tips Mengganti Ban Kempis di Pinggir Jalan, Lakukan 7 Hal Ini Agar Aman

Tak hanya kompresi, timing pengapian dan debit bahan bakar pun harus disesuaikan untuk mengakomodir induksi tenaga dari turbocharger.

"Biasanya bisa kita pakaikan piggyback untuk mengatur timing dan semprotan injektor, disesuaikan dengan keperluan si mesin turbonya." tutupnya.

Editor : Arseen
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X