“Karena kemampuan busi dalam memercikkan listrik sudah tidak maksimal lagi. Sehingga berdampak pembakaran dalam ruang bakar jadi tidak sempurna"
"Efeknya, bisa menyebabkan idle mesin gak stabil, kemampuan akselerasi menurun, boros bahan bakar, bahkan kadang mesin jadi susah distart,” tukas Diko.
Baca Juga : Lampu Depan Mobil Anda Mulai Meredup, Cek Tiga Bagian Ini
Selain itu, seiring pemakaian, material elektroda kelamaan akan tergerus oleh suhu tinggi dalam ruang bakar.
Sehingga menciptakan gap atau celah busi berlebih.
Kondisi ini bisa membuat pembakaran di ruang bakar jadi kurang sempurna.
NODA KORONA
Noda Korona
Lucutan Korona
Saat pemeriksaan busi, sering didapati ada noda cokelat melingkar pada keramik atau insulator busi di bagian caulked dekat metal shell-nya.
Baca Juga : Mempercantik Tampilan Mobkas Dengan Memangkas Per, Apa Saja Risikonya?
Sering kali oleh mekanik hal itu diklaim sebagai kebocoran kompresi.
“Bukan, itu adalah noda korona. Noda ini hasil dari partikel oli yang tersuspensi di udara yang melekat di bagian insulator, disebabkan tegangan tinggi"