Waspada! 4 Hal Ini Bisa Bikin Mobil Bertransmisi Matic Cepat Rusak

Kamis, 04 Juli 2019 | 11:44
Ryan/GridOto.com

pengoprasian tuas transmisi matic all new nissan livina

Ivan Casagrande Momot

Transmisi Matic

3. Transmisi di posisi L pada jalan landai dan menurun

Memang pada transmisi otomatis tidak terjadi engine break dan transmisi L membantu proses engine break saat kondisi jalan menurun atau landai.

Baca Juga: Nostalgia Mitsubishi Forte, Generasi Pertama Mitsubishi Triton Yang Baru Dirilis

Namun teknik tersebut hanya membantu kinerja rem mobil, jangan sepenuhnya memanfaatkan tenaga engine break.

Posisi gigi rendah di transmisi otomatis yang berkelanjutan akan mempercepat pemanasan kampas koplingnya.

4. Tidak mengangkat ban penggerak saat diderek

Umumnya saat diderek mesin mobil mati.

Baca Juga: Biaya Engine Swap di Mobil, Pilih Meremajakan Atau Dongkrak Tenaga?

Jika ban penggerak menempel aspal saat diderek, otomatis komponen gearbox akan terus bergerak.

Namun karena mesin mati, tidak ada pelumasan pada komponen gearbox.

"Komponen gearbox bergerak tanpa pelumasan oli mengakibatkan komponen gear dan kampas kopling aus dan rusak," jelas Heri.

Tag

Sumber GridOto.com