Mobil Turbo Bekas, Gejala Lag Jadi Kelemahan, Solusinya Pakai Trik Ini

Senin, 09 Maret 2020 | 13:50
Abdul Aziz Masindo

Mesin turbo Civic 2007

Otoseken.id - Mobil bekas yang menggunakan sudah semakin banyak dan menjadi sebuah tren.

Mesin tetap atau dikecilkan kapasitasnya, namun berkat turbo, kemampuannya jadi berlipat.

Keunggulan dari mesin turbo adalah tenaganya yang besar, rendah emisi, juga beberapa yang canggih justru bikin bahan bakar makin irit.

Dalam hal ini, muncul karakteristik alami turbo, yaitu adanya jeda respons atau lag.

Baca Juga: Jurus Merawat Mesin Diesel Turbo Toyota Fortuner, Innova, Pajero, 2 Hal Ini Panduannya

Kipas turbin turbo yang digunakan untuk memompa udara ke ruang bakar, digerakan oleh gas buang yang debitnya tidak stabil.

Jika kita menginjak pedal gas, debit gas buang akan kencang, sebaliknya jika kita menutup pedal gas, atau berjalan pada putaran mesin rendah, debit gas buang akan rendah pula.

Nah, saat sedang berkendara pada kecepatan rendah, atau dengan putaran mesin rendah, debit gas buang yang dihasilkan mesin akan sedikit, dan berefek pada putaran kipas turbin yang pelan.

Jika tiba-tiba kita menginjak gas untuk membangun kecepatan, mesin butuh waktu untuk untuk menghasilkan debit gas buang yang banyak.

Pun begitu dengan kipas turbin turbo yang membutuhkan jeda waktu untuk berputar lebih kencang dan memberikan tekanan udara ke ruang bakar.

Baca Juga: Honda Brio Colok Turbo, Tenaga Buas Sentuh 500 DK, Bobot Direduksi

Jeda waktu yang dibutuhkan antara kita menginjak gas hingga mesin mulai merespon dengan memberikan tenaga tamabahan itulah yang dinamakan turbo lag.

Halaman Selanjutnya

Solusi
Tag

Sumber Jip.gridoto.com