Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Rp 80 Jutaan, Toyota Avanza, X-trail, Focus Hingga Xenia
Perpaduan data yang diperoleh dari throttle position sensor, pedal gas, dan transmisi CVT, akan diolah oleh komputer untuk membentuk beragam karakter berkendara.
ECU akan merekam pola berkendara halus bila pengemudi sering hanya sedikit menekan pedal gas ketika berkendara.
Kemudian throttle pun akan menyesuaikan sudut bukaannya, dan transmisi ikut memberi peran untuk membuat perbandingan diameter puli yang sesuai di transmisi.
Sedangkan di jalan menanjak, mesin pun akan berputar dalam kecepatan sedang sehingga tenaga dapat langsung dikail ketika pengemudi hendak menyalip atau berakselerasi.
Ilustrasi CVT Xtronic dari Nissan
Baca Juga: Tips Beli Mobil Bekas Transmisi CVT, Jangan Sampai Kantong Jebol
Selain 'pintar', gejala selip pada transmisi otomatis pun mampu diminamalkan pada X-Trail generasi kedua ini.
Penerapan magnetic clutch cukup membantu dalam mentrasnfer tenaga mesin ke roda lebih baik.
Hasilnya, efek engine brake akan semakin membaik dan perpindahan gigi pada mode Xtronic dapat berlangsung begitu singkat.
Alhasil, XTrail terasa begitu agresif dan untuk mengontrol waktu penggantian oli transmisi, sensor akan membaca kepekatan oli dan engine hour untuk menentukan waktu penggantian oli.
Untuk itu, perawatan berkala 10.000 km wajib dilakukan oleh pemilik Nissan tentunya.