Tak Main-main, Coolant Radiator Jarang Diganti Bikin Dompet Boncos

Selasa, 05 Agustus 2025 | 13:30
GridOto.com

Penyebab jarang mengganti coolant atau air radiator mobil

Otoseken.id - Di mobil, peran sistem pendingin atau radiator sangat vital untuk mesin.

kinerja mesin bakal bermasalah jika suhu mesin mobil terlalu panas.

Salah satu komponen penting yang butuh perhatian adalah air radiator atau coolant.

Cairan ini dibuat khusus agar bisa menyerap panas mesin dan membuangnya dengan cepat serta tahan penguapan saat temperatur meninggi.

Dampak Jarang Ganti Air Radiator

Dua masalah ini bisa muncul bila kita malas mengganti air radiator atau coolant secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan, simak:

Dok Autobild Indonesia

Ilustrasi air radiator atau coolant

Baca Juga: Ada Tetesan Air Radiator Dikolong Mobil Bekas? Jangan Dibeli, Ini Sebabnya

1. Gejala Overheat

Masalah yang paling umun saat air radiator tidak diganti adalah mesin mengalami overheat.

"Air radiator itu lama kelamaan akan menurun kualitasnya dan penyerapan panas mesin akan menurun juga," buka Sugiyanto, pemilik bengkel Auto Clinic di Harapan Indah, Bekasi Barat.

"Alhasil, temperatur mesin akan mudah naik dan overheat bisa mengintai," tambahnya.

Selain itu, air radiator yang menurun kualitasnya juga akan mudah menguap.

Karena idealnya, air radiator dikuras dan diganti setiap 40.000 kilometer sekali.

Ilustrasi air radiator

Halaman Selanjutnya

Baca Juga: Radiator Mobil Overheat Dijalan? Jangan…
Tag

Sumber Otoseken.id

Baca Lainnya