Pun demikian dengan jalur kabel yang juga terlihat menghitam dan kabelnya mengeras.
"Sebaiknya kalau kerusakan pada bagian rumah sekring dan kabel-kabelnya sebaiknya jangan dibeli," sebut pria yang akrab disapa Ugie.
Sekring normal (kiri) dan sekring putus (kiri) dilihat dengan cara diterawang di tempat terang
Baca Juga: Tips Beli Mobil Bekas, Ini 5 Bagian Yang Sering Lupa Dicek Pembeli
Selain dari rumah sekring, indikasi mobil pernah korsleting bisa dilihat dari kabel yang ada di kepala aki.
"Kalau bagian kepala aki ada tambahan kabel-kabel atau kabel tidak asli atau gosong, kemungkinan besar pernah terjadi korsleting," tutup Ugie.
Ini Resiko Ganti Oli Mesin Mobil Bekas di Luar Kode SAE Pabrikan
Ilustrasi mengisi oli mesin
Otoseken.id - Banyak beredar jenis oli berbagai jenis tingkat kekentalan oli alias kode Society Of Automotive Engineer (SAE) di pasaran.
Setiap pabrikan memiliki spesifikasi oli untuk mobil buatannya, terutama tingkat kekentalan (kode SAE) yang mengikuti kebutuhan mesin.
Oli mesin tersebut pastinya bisa melumasi komponen di dalam mesin dan memberikan perlindungan maksimal serta mampu meredam panas.
Namun, banyak pemilik mobil coba-coba mengganti oli mesin di luar spesifikasi kode SAE rekomendasi pabrikan.
Baca Juga: Ini Gejala Kerusakan di Mesin Mobil Bekas Yang Jarang Dipanaskan
Ilustrasi membuang oli mesin dengan membuka baut pembuangan oli atau drain plug