Seiring pemakaian dan usia pakai motor yang tinggi, kondisi komponen CVT memang bisa aus dan sebabkan munculnya masalah gredek dan motor enggak kuat menanjak.
Persis yang dialami oleh Honda Scoopy besutan tahun 2014 yang satu ini.
Baca Juga: 5 Pilihan Motor Matik Bekas di Bawah Rp 7 Juta, Honda BeAT FI Mulus Cuma Segini
"Jadi awalnya sil pulley depannya sudah getas, sehingga banyak oli mesin rembes ke area CVT," buka Jono, mekanik Rafi Matic, bengkel spesialis motor matic kepada GridOto.com.
"Karena sil pulley depan yang bocor, oli mesin jadi banyak mencemari part di area CVT, salah satunya rumah roller," tambahnya.
Rumah roller atau biasa disebut juga sebagai variator yang terkena oli bisa mengganggu kinerja roller.
Roller peyang penyebab motor matic gredek dan enggak kuat nanjak
"Efeknya lontaran roller jadi enggak maksimal karena licin kena oli mesin," jelas Jono.
Lontaran roller yang enggak maksimal membuat proses buka tutup pulley depan jadi kurang lancar.
"Imbasnya saat motor mau jalan atau angkatan pertamanya jadi muncul gejala gredek," jelas Jono yang bengkelnya berada di Jalan Pitara Raya No.11, Depok, Jawa Barat.
"Kemudian kalau lagi menanjak enggak kuat, motor cuma ngegerung saja karena terjadi slip di CVT akibat adanya kebocoran oli," tambahnya.
Kalau dibiarkan lama-lama roller jadi peyang.
"Roller peyang itu juga salah satu penyebab motor matic jadi enggak kuat nanjak," tuturnya.