Selain itu, pastikan perawatan kendaraan sobat selalu terjaga baik, agar emisi gas buangnya tetap ramah terhadap lingkungan.
Namun yang terpenting, jangan lakukan hal-hal yang dapat menyebabkan emisi gas buang memburuk.
Mulai dari memodifikasi mesin yang ekstrem, hingga hal-hal yang terlihat sepele.
Baca Juga: Parameter Penting Saat Uji Emisi Gas Buang Mobil, Perhatikan 2 Hal Ini
Menghidupkan mesin saat pagi hari tak perlu berlama-lama, untuk menghindari penumpukan karbon di saluran knalpot
“Contohnya sering memanaskan mesin mobil dalam waktu lama saat pagi hari, bisa memperburuk emisi gas buang,” beber Heru. Loh, kok bisa?
Ia lantas menjelaskan bahwa dalam kondisi idle atau rpm rendah, gas buang dari mesin cenderung menghasilkan karbon yang lebih banyak.
Sebab saat itu suhu mesin masih dingin, sehingga pembakaran yang terjadi di ruang bakar belum oprimal.
“Karbon ini bila sampai menumpuk di saluran buang atau knalpot, terutama pada katalisnya, akan membuat emisi gas buang jadi jelek saat diukur pakai alat uji emisi,” terangnya.
Ia menyarankan untuk proses memanaskan mesin tak perlu lama-lama, dan sebaiknya dilakukan sembari menjalankan mobil pelan-pelan.
“Biasanya kan saat hidupkan mesin di pagi hari, jarum rpm-nya akan naik terlebih dulu selama beberapa saat, baru setelah itu turun ke titik paling rendah.”
“Nah, saat itu lah mobil langsung dijalankan saja secara perlahan-lahan biar suhu mesin cepat mencapai suhu ideal,” tukasnya.
Sebab menurut pengalaman Heru, mobil yang mesinnya sering dipanaskan terlalu lama, “Pasti emisi gas buangnya jelek. Coba saja buktikan sendiri,” tutupnya.