Penyebab terakhir bisa jadi karena motor fan radiator yang sudah lemah, fan radiator berfungsi untuk menjaga suhu air radiator sekaligus membuang hawa panas dari kisi radiator.
Baca Juga: Cara Mengeluarkan Angin Palsu di Radiator Mobil Bekas, Lakukan 6 Langkah Ini
Untuk itu periksa fan atau kipas radiator, fan radiator yang masih bagus memiliki putaran kipas yang kencang.
Jika putaran fan radiator sudah lemah, sebaiknya menggganti motor fan dengan yang baru.
Perawatan Radiator
Untuk itu, sebelum mobil kesayangan mengalami overheat, Anda diharuskan merawat sistem radiator mobil, berikut 5 tips merawat radiator mobil1. Volume Air Radiator
Periksa kondisi air radiator coolant dan pastikan volume di tabung reservoir tidak kurang.Ilustrasi tabung reservoir radiator di mobil
Air radiator coolant yang sudah waktunya diganti biasanya ditandai dengan warna coolant yang sudah mulai memudar atau sudah melewati masa tempuh antara 30.000 - 40.000 kilometer.
2. Gunakan Air Radiator Coolant
Pabrikan merekomendasikan air radiator dengan coolant, coolant radiator memang dikhususkan untuk mecegah overheating pada mesin dan coolant mengandung anti-freze.Selain untuk mencegah panas, coolant juga bisa mecegah korosi dan tidak minimbulkan kerak.
Ilustrasi mengisi radiator coolant
Penting untuk jadi perhatian, jangan menggunakan air biasa kecuali dalam keadaan darurat, jika sudah dalam kondisi aman, segera ganti air radiator dengan coolant.