Harga Bekasnya Tinggal Rp 70 Jutaan, Kenali Empat Penyakit Nissan Grand Livina Bekas

Senin, 11 April 2022 | 06:30
Abdul Aziz Masindo/Otoseken.id

Ilustrasi Nissan Grand Livina Bekas

"Mesin ngelitik karena Grand Livina dan Livina mempunyai EGR (Exhaust Gas Recirculation), kalau mobil-mobil Nissan yang lain katakanlah Serena, X-Trail dan lainnya itu enggak pakai EGR," ungkapnya.

"Jadi emisi yang seharusnya dibuang, ini dibalikkan lagi, bisa terjadi penumpukan karbon di ruang pemakaran akibat EGR (Exhaust Gas Recirculation), itu mesin bisa knocking atau ngeletik, " lanjut Pria yang akrab disapa Ugi ini.

Dok. OTOMOTIF

Ilustarsi Nissan Grand Livina

Perlu diketahui EGR atau Exhaust Gas Recirculation digunakan untuk mengurangi emisi dengan mengembalikan gas sisa pembakaran kembali ke intake manifold.

"Pembakaran yang tidak sempurna di ruang bakar akan menghasilkan tumpukan karbon seperti arang jadi itu yang bikin bunyi ngelitik di Grand Livina dan Livina," kata Ugi.

Selain dari EGR, penyebab mesin ngelitik bisa karena telat ganti oli.

2. Indikator Bensin

istimewa

Ilustrasi indikator BBM Grand Livina

Akurasi indikator bensin menjadi salah satu kelemahan pada Grand Livina keluaran awal. Terutama saat bahan bakar diisi lebih dari setengah kapasitas tangki.

Pada versi lansiran di bawah tahun 2009, pernah terjadi kasus fuel pump error, yang mengakibatkan jarum indikator di meter cluster tidak pernah menunjuk ke titik F,” ungkap Ferdy, dari Nissan Livina Club (NLC).

Solusinya adalah dengan mengganti fuel pump satu set dengan pelampungnya.

3. Sokbreker

karakter suspensi, kadang terdengar suara, 'Bletak' saat melewati gundukan jalan dalam kecepatan rendah.

Halaman Selanjutnya

Ini disebabkan oleh jarak main sokbreker yang…
Tag