Tenagamya melonjak jauh dari varian 2.400 cc, mencapai 201,11 dk di 3.000-4.000 rpm dan torsi puncak 499 Nm di 1.600-2.800 rpm.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Toyota Fortuner 2KD Diesel Diincar Para Off-Roader
Data Tes Akselerasi
Fortuner 2.8 dan 2.4 sudah pernah dites oleh reviewer OTOMOTIF Group, dengan metode akselerasi 0-60 km/jam, 0-100 km/jam, serta 0-402 meter.Untuk Fortuner 2.800 cc, akselerasi 0-100 km/jam diraih dalam waktu 10,2 detik, akseleasi 0-60 km/jam tuntas dalam waktu 4,5 detik.
Sedangkan untuk Fortuner 2.400 cc, akselerasi 0-100 km/jam 12,8 detik, lebih lambat 2,6 detik dari Fortuner 2.800 cc.
Akselerasi 0-60 km/jam-nya selisih 0,6 detik saja, Fortuner 2.8 mecatat 4,5 detik, sedangkan Fortuner 2.4 meraih 5,1 detik.
Untuk lebih lengkapnya berikut tabel data tes akselerasi
| Akselerasi | Fortuner 2.8 | Fortuner 2.4 |
| 0-100 km/jam | 10,2 detik | 12.8 detik |
| 0-60 km/jam | 4,5 detik | 5,1 detik |
| 0-402 meter | - | 18,2 detik |
Data Komsumsi BBM
Kapasitas mesin Toyota Fortuner yang membesar menjadi 2.800 cc apakah memengaruhi konsumsi BBM yang secara signifikan dari varian 2.400 cc?Untuk pengetesan kali ini kami menggunakan simulasi di rute dalam kota dengan keceptan stop & go dan di rute luar kota yang cenderung lancar.
Di rute dalam kota, Fortuner 2.8 dengan kapasitas mesin yang lebih besarnya mencatat 11,9 km/liter, sedangkan di Fortuner 2.4 di rute dalam kotanya 10,5 km/liter.
Sedangkan di rute luar kotanya juga malah Fortuner 2.8 juga lebih irit, meraih 14,7 km/liter, sementara Fortuner 2.4 hasilnya 13,9 km/liter.
berikut data lengkep pengetesan bahan bakarnya:
| Rute | Fortuner 2.8 | Fortuner 2.4 |
| Dalam Kota | 11,9 km/liter | 10,5 km/liter |
| Luar Kota | 14,7 km/liter | 13,9 km/liter |
| Konstan 100 km/jam | - | 18,4 km/liter |