2. Memberi Manfaat yang Besar
Karena tarifnya yang mahal, maka manfaat pertanggungan yang didapatkan pasti juga sangat besar.
Biasanya asuransi mobil All Risk tidak hanya menanggung biaya untuk perbaikan kerusakannya saja, tetapi juga menanggung hal-hal lainnya seperti tanggung jawab hukum pihak ketiga, ganti rugi perbaikan mobil pihak ketiga yang juga rusak karena tabrakan, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Dan beberapa perusahaan asuransi ada yang memberikan asuransi tambahan selain asuransi mobil, seperti asuransi kecelakaan diri. Salah satunya adalah asuransi mobil Garda Oto yang memberikan pertanggungan kecelakaan saat pengiriman di kapal feri.
3. Meringankan Biaya Perbaikan
Memiliki asuransi mobil akan meringankan biaya yang harus dikeluarkan ketika Anda harus memperbaiki mobil di bengkel.
4. Cocok untuk Mobil yang Sering Dipakai
Asuransi mobil All Risk sangat cocok digunakan untuk mobil yang sering digunakan sehari-hari. Pasalnya, mobil yang sering dipakai pasti sangat rentan dengan kerusakan, baik karena human error maupun kerusakan mesin.
Jadi ketika mobil Anda tidak sengaja menabrak pohon yang menimbulkan sedikit lecet di bagian bumper, maka kerusakan bisa ditanggung oleh asuransi mobil All Risk. Berbeda halnya dengan asuransi TLO yang tidak bisa menanggung kerusakan seperti itu.
Bagi Anda pemilik rental mobil, asuransi ini pasti sangat cocok untuk Anda. Mobil yang Anda rentalkan bisa saja mengalami kerusakan saat di bawa sopir ke jalan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, maka asuransi mobil sangat diperlukan.
Cara Perhitungan Asuransi Mobil All Risk
Berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 ditetapkan batas bawah dan batas atas pemberlakuan premi untuk kendaraan bermotor berdasarkan wilayah dan kategori mobil.
Semakin tinggi harga mobil, maka biaya premi akan lebih rendah. Asuransi mobil All Risk umumnya mengenakan biaya premi dengan kisaran 1,05 hingga 4,2 persen dari harga kendaraan yang dibayarkan setiap tahun.