Ford Everest Bekas Jarang Keluhan, Bengkel Spesialis: Cuma Ini Kelemahannya

ARSN - Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:05 WIB

Ford Everest (ARSN - )

Otoseken.id - Sebagai mobil operasional untuk keluar masuk proyek konstruksi atau pertambangan Ford Everest layak dibilang mobil badak.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, Everest memang dikenal tangguh untuk berbagai medan.

Bagian mesin Everest pun badak alias bandel dan minim perawatan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Heru, pemilik Eyna Motor, bengkel spesialis Ford di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

"Ford Everest itu termasuk jarang keluhan. Istilahnya badak lah, jarang ada kerusakan. Kecuali ada komponen yang sudah lewat usianya," ungkap pria ramah tersebut.

Baca Juga: Bengkel Spesialis: 3 Hal Ini Wajib Dicek Saat Ingin Meminang Ford Everest

Antara generasi pertama dan kedua, tak ada penyakit khusus untuk SUV diesel asal Amerika Serikat ini.

Taufan Rizaldy/GridOto
Mesin Ford Everest terbilang minim penyakit

"Enggak ada ya, paling kerusakan wajar aja seperti mobil pada umumnya. Kalau memang sudah umurnya, biasanya rusak karena pemilik lupa mengganti komponen sesuai intervalnya," ujar Heru.

Untuk generasi kedua, karena mesinnya sudah menggunakan teknologi common rail dan VGT (variable geometry turbo), Heru menyarankan agar pemilik lebih memerhatikan bahan bakar yang digunakan.

"Yang mungkin terlewat paling glow plug ya, atau busi pijar. Biasanya pemilik yang belum pernah punya mobil diesel sebelumnya kurang tahu dan jarang diperhatikan," ujar Heru.

Glow plug sendiri berfungsi membantu menyalakan mobil saat mesin dingin.

Baca Juga: Daftar Ford Everest Bekas di Bekasi, Ada Yang Harganya Rp 80 Jutaan

Untuk Ford Everest, busi pijarnya dibanderol di kisaran Rp 300 ribuan per buahnya.

Muhammad Ermiel Zulfikar/GridOto.com
Suasana di Bengkel Eyna Motor, bengkel spesialis Ford di Tangerang Selatan

"Gejalanya kalau glow plug sudah lemah biasanya mobil sulit distarter," terang Heru.

Oli yang digunakan juga harus diperhatikan, untuk Ford Everest yang sudah menggunakan common rail, spesifikasi yang dianjurkan adalah 5W-30.

Sedangkan untuk Everest generasi pertama cukup menggunakan oli 15W-40.