Kilas Balik Perjalanan Nissan Serena di Tanah Air, MPV Jarang Bermasalah

ARSN,Naufal Shafly - Rabu, 5 Agustus 2020 | 16:41 WIB

Nissan Serena (ARSN,Naufal Shafly - )

Otoseken.idGenerasi pertama Nissan Serena hadir di Indonesia pada 1996 dengan kode bodi C23.

Nissan Serena gen 1 ini memiliki desain yang cenderung membulat.

Sejumlah fitur yang kala itu mewah sudah tersemat pada high MPV ini, sebut saja elektrik power window, power steering dengan pengaturan tilt steering.

Salah satu ciri khas dari Nissan Serena C23 adalah jok tengahnya yang bisa diputar 180 derajat menghadap baris ketiga.

Baca Juga: Naksir Nissan Terrano Bekas? Kenali Fitur dan Variannya Sebelum Beli

Dengan segala kelebihan tersebut, Nissan Serena mendapat respon positif dan akhirnya mulai diproduksi di Indonesia pada 2004 dengan kode bodi C24.

Istimewa
Ilustrasi Nissan Serena C23


“Nissan Serena memang dari dulu cukup banyak peminatnya, karena mobilnya sendiri terbilang mewah dan enggak rewel," ungkap Ari Hidayat, Kepala Bengkel Spesialis Nissan, Jasmin Motor, di Serpong, Tangerang Selatan.

Nissan Serena C24 yang diproduksi mulai 2004 hingga 2012 memiliki tiga varian tipe, Comfortable Touring (CT), Highway Star (HWS) dan Highway Two Tone.

Mempertahankan kesan mewah, Nissan membekali sederet fitur yang kala itu cukup jarang dipakai mobil lain.

Baca Juga: Pilihan MPV Pintu Geser di Bawah Rp 200 Juta, Ada Nissan Serena, Biante, dan Nav1

Misalnya saja kamera mundur, elektrik sliding door, dan monitor di head rest jok bagian depan.

Tapi, fitur-fitur tersebut hanya tersemat di tipe HWS.

Lanjut ke tahun 2013, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menghadirkan Nissan Serena generasi keempat dengan desain lebih modern dan mewah.

Banteng Mas
ilustrasi Serena C26 dengan roof box


Dikenal dengan nama Serena C26, mobil ini menawarkan kenyamanan ekstra serta desain kabin yang lebih mewah ketimbang pendahulunya.

Baca Juga: Daftar Nissan Grand Livina 2008 Agustus 2020, Tipe 1.8 Ultimate A/T Dikasih Harga Segini

Di tahun 2015, pesaing Serena semakin banyak dengan munculnya Mitsubishi Delica.

Seperti diketahui, sebelumnya sudah ada Mazda Biante dan Toyota Nav1 yang bermain di segmen yang sama dengan Serena.

Pihak NMI seperti tersadar, kalau eksistensi Serena kian terusik.

Makanya, di tahun 2015 Nissan Serena mendapatkan facelift.

Baca Juga: Seken Keren: Sejarah Honda CR-V, SUV Yang Menggebrak Pasar Otomotif Tanah Air Pada Masanya

Eksteriornya terlihat lebih segar, meski sebenarnya desain ini mengacu pada Nissan Serena S-Hybrid yang dijual di Malaysia.

Selain melakukan penyegaran tampilan eksterior dan interior, NMI juga menambahkan fitur tombol audio di setir dan lampu DRL.