Memilih Lampu LED Aftermarket yang Bagus dan Aman, Jangan Asal Ganti

Abdul Aziz Masindo - Senin, 17 Agustus 2020 | 18:03 WIB

Ilustrasi LED di Toyota Rush (Abdul Aziz Masindo - )

"Sebagai contoh angka 6.000 Kelvin dimana cahayanya putih, ada yang 4.000 kelvin cahayanya agak kuning", lanjut Suhendra.

Baca Juga: Cara Mudah Mengatur Sorot Lampu Mobil Bekas, Jangan Sampai Ketinggian

Menurut Suhendra, angka Kelvin di atas 5.000 atau yang memiliki warna putih kurang direkomendasikan, karena tidak bagus dalam menembus kabut maupun saat hujan, sehingga visibilatas atau pandangan pengemudi tergganggu.

Istimewa
Lampu LED PIAA All Weather Edition 4.000 Kelvin

"Orang yang baru membeli mobil umumnya menyukai warna putih, tapi ketika dia berada di dalam kondisi hujan kemudian di dalam kondisi kabut, itu akan jadi masalah," ungkap Suhendra.

"Menurut saya lampu LED di angka 5.000 kelvin atau lebih, warnanya terlalu putih itu tidak safety, berdasarkan data yang saya dapat dari orang-orang yang sudah pakai, mereka beralih ke 4.000 kelvin karena lebih jelas dan lebih safety ketika hujan atau kabut," lanjut Suhendra.

"Produk di PIAA mengguanakan LED yang standar Rally, karena kan di Rally itu pandangan harus jelas, jarak harus jauh, terang dam tidak menyilaukan, juga tahan goncangan, jadi tidak gampang putus bahkan dalam kondisi 9 G (Gravity)," tutup Suhendra Hanafiah, Operation Manager PT Sarana Berkat selaku distributor merk PIAA di Indonesia.