Biaya Perbaikan Mesin Diesel Lebih Mahal Ketimbang Mesin Bensin, Ini Alasannya

Abdul Aziz Masindo - Selasa, 24 Agustus 2021 | 12:17 WIB

Mesin diesel Toyota dengan turbocharger (Abdul Aziz Masindo - )

Otoseken.id - Mobil bermesin diesel seperti Toyota Fortuner, Innova diesel, Mitsubishi Pajero Sport dan sebagainya banyak diminati masyarakat Indonesia.

Alasannya karena mobil bermesin diesel lebih irit bahan bakar, sebab kandungan energi yang terdapat di setiap tetes bahan bakar diesel atau solar lebih banyak ketimbang bensin, sehingga lebih efisien dan memberikan konsumsi bahan bakar yang lebih baik.

Selain itu, mesin diesel memiliki torsi yang lebih besar, perawatan yang mudah karena tak perlu mengganti busi, dan cenderung punya umur yang lebih panjang ketimbang bensin.

Namun banyak juga yang mengatakan kalau mesin diesel jika sudah rusak, biaya perbaikan (overhaul) akan lebih menguras kantung ketimbang mesin bensin.

Baca Juga: Proses Purging dan Cleaning Air Intake System di Mobil Diesel

Menurut Erick Budhiman dari Jakarta Diesel Squad, hal tersebut bisa saja benar lantaran harga material atau spare part mesin diesel itu sendiri lebih mahal.

"Ambil contoh Innova diesel dengan innova bensin jika overhaul mesin, biaya perbaikannya bisa lebih mahal Innova diesel," buka Erick Budhiman, Owner Jakarta Diesel Squad di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Lebih lanjut Erick menjelsakan, mesin diesel membutuhkan kompresi yang lebih tinggi sehingga torsi yang dihasilkan pun lebih besar ketimbang mesin bensin.