Waduh, Kawasaki KLX 150 Rawan Penyakit Ini Jika Sering Hujan-hujanan

ARSN,Harun Rasyid - Kamis, 16 Juni 2022 | 17:27 WIB

Bengkel Abah Custom di Jakarta Timur (ARSN,Harun Rasyid - )

"Kami akan cek dulu, misalnya dari soket lalu ke kiproknya," bebernya.

"Standarnya output akinya ini 12 volt atau bisa lebih," jelasnya.

"Tapi jika di atas 14 volt itu sudah overcharge dan bisa bikin aki rusak hingga masalah di kiproknya," ungkapnya.

Berikutnya, pengecekan di bagian sepul dan CDI untuk mengetahui output listriknya masih bagus atau tidak.

"Jenis kelistrikan KLX 150 ini sudah full DC, jadi aki ini penting banget untuk pengapiannya," sebutnya.

"Selain sepul, CDI juga dicek. Standarnya tidak boleh di bawah 11 atau 10 volt, kalau di bawah itu CDI bisa rusak," kata Agung.

Tapi Agung menyebut, pemilik KLX 150 jangan buru-buru ganti aki.

Sebab aki ini perlu dicek dahulu dari karakter pengisiannya.

"Aki kalau dicek pengisiannya lambat, berarti input listriknya sudah kurang," tuturnya.

Baca Juga: Cara Bikin Kawasaki KLX 150 Bekas Bertenaga, Ganti komponen ini

"Tapi kalau volt naik terlalu cepat, berarti akinya bermasalah," imbuhnya.

"Jadi normalnya, aki yang dicas satu jam dari habis itu sudah full. Kalau sudah gak normal, aki perlu ganti," tambahnya.

Untuk biaya jasa pengecekan kelistrikan Kawasaki KLX 150 Rp 200 ribuan.

Jika aki KLX 150 perlu diganti, bengkel spesialis trail ini biasa memakai Yuasa YTZ7 atau YTZ8 12 volt seharga Rp 300 ribuan.

Abah Custom

Jl. Damai No.3, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur

Telp: 081310741884