Banyak Yang Gak Tahu, Ini Bahaya Cuci Mobil Hidrolik Yang Wajib Diketahui

ARSN,Angga Raditya - Selasa, 2 Agustus 2022 | 10:15 WIB

Mencuci mobil di car wash dengan hidrolik (ARSN,Angga Raditya - )

Otoseken.id - Banyak yang gak tahu, ini bahaya cuci mobil hidrolik. Yap, sebaiknya pemilik mobil wajib banget mengetahuinya.

Cuci mobil hidrolik kerap digunakan untuk membersihkan bagian bawah kolong mobil.

Dengan cuci mobil hidrolik, mobil diangkat ke atas sehingga mencuci kolong bisa lebih detail dan menyeluruh.

Namun ternyata ada beberapa bahaya mengintai di balik cuci mobil hidrolik ini.

“Kalau kurang presisi bisa berdampak ke sasis mobil,” buka Ronny Liman dari detailing Show Car Garage, Meruya, Jakarta Barat.

Maksud kepresisian disini adalah, batang penyangga mobil yang berbentuk silang (cross) yang berfungsi mengangkat badan mobil.

Radityo Herdianto / GridOto.com
Sebaiknya lift hidrolik bertumpu di titik terkuat sasis mobil

Umumnya, batang menyilang ini menyangga titik-titik tumpu sasis mobil.

Namun jika ia menumpu di titik yang salah, “Bisa menyebabkan sasis mobil miring,” lanjut Ronny lagi.

Baca Juga: Habis Cuci Mobil Bekas Jangan Lap Pakai Chamois Lagi Ya, Ini Penjelasannya

Bayangkan saja, rata-rata bobot mobil adalah 1,5 - 3 ton.

Jika bobot seberat itu bertumpu pada empat titik yang salah, pasti sedikit banyak membuat sasis mobil melekuk.

“Gejala ringannya, kadang celah panel fender atau pintu menjadi longgar, atau bahkan menjadi rapat,” wantinya lagi.

Belum lagi efek lain yang cenderung menimpa suspensi. “Karena diangkat, maka biasanya ban menjadi menggantung,” sambung pria ramah ini.

Ban dan velg punya bobot yang relatif berat, sehingga bisa merenggangkan  suspensi.

“Bahaya buat suspensi mobil yang sudah dilengkapi suspensi udara,” sergah pengguna Volkswagen ini.

Contoh mobil standar yang dilengkapi suspensi udara adalah Range Rover, BMW X5, Mercedes-Benz S-Class, dan sebagian besar mobil premium.

Baca Juga: Ini Alasan Cuci Mobil Pakai Hidrolik Model H Lebih Aman Ketimbang Model X