Jika ada kode kaca yang berbeda, maka bisa menjadi tanda kaca pernah diganti akibat pecah.
2. Mobil bekas terendam banjir
Baca Juga: Ketahui Kerusakan Mobil Bekas dari Setirnya, Begini Tips Mekanik
Cara mendeteksi mobil yang bekas banjir adalah dengan cara membuka karpet-karpet di dalam mobil.
Jika ditemukan bekas lumpur yang tersisa di lantai mobil, maka ada kemungkinan mobil pernah mengalami terendam banjir.
Selain itu bisa dicek juga pada bagian baut-baut penyangga jok apakah terdapat karat atau tidak.
Pada bagian bawah sela-sela mesin yang pernah terendam banjir dan tidak terjangkau saat dibersihkan biasanya juga akan terdapat bekas lumpur.
Banjir yang merendam biasanya akan mempengaruhi usia pakai komponen-komponen kelistrikan pada mobil.
Selain itu, air yang menggenangi mobil juga dapat menyebabkan korosi, yang dalam jangka panjang akan berujung pada bagian-bagian pada mobil mengalami keropos.
3. Mesin mobil bermasalah
Baca Juga: Pertama Kali Beli Mobil Bekas, Gini Tips Agar Dompet Gak Boncos
Cara mengecek mobil yang mesinnya bermasalah biasanya adalah dengan melakukan pengecekan pada bagian-bagian mesin.
Turun mesin merupakan masalah yang terbilang serius dan dapat dilihat dari adanya penggantian-penggantian komponen mesin.
Selain itu, mesin yang bermasalah juga bisa dideteksi dari suara mesin yang terdengar agak kasar dan cenderung banyak getaran.
Terakhir, perlu dicek juga apakah di bagian kolong mobil terdapat kebocoran oli atau tidak.