Penting, 5 Hal Wajib Dicek Sebelum Beli Mobil Bekas dari Importir Umum

Konten Grid - Senin, 6 April 2026 | 09:50 WIB

Tips beli mobil seken dari importir umum (IU).

Otoseken.id - Mobil bekas bisa menjadikan pilihan bagi yang ingin memiliki momobil dengan harga yang lebih terjangkau.

Dan mobil bekas Importir Umum (IU) bisa dijadikan salah satu pilihan buat yang sedang mencari mobil bekas.

Membeli mobil bekas IU terdapat beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan seperti, harga, kelengkapan standar maupun fitur.

Tetapi, selain itu ada beberapa hal yang perlu dicermati jika kepincut untuk memiliki mobil bekas Importir Umum.

Nah, berikut 5 hal yang wajib diperhatikan saat membeli mobil bekas Importir Umum, simak:

Baca Juga: Modal Rp 150 juta Kurang Cari Mobil Bekas? Ada beberapa Pilihannya

1. Surat-Surat Mobil

Polri
BPKB baru berwarna dasar biru tua

Pastikan bahwa nomor mesin dan sasis sesuai dengan yang tertera di BPKB-nya.

Surat-­surat importir, form A (mobkas usia 5 tahun), hingga fakturnya juga harus ada. Untuk memeriksa hal itu, mobil bisa dibawa ke Polda setempat untuk cek fisik.

Baca Juga: Mobil Bekas Usia Segini Jangan Dibeli, Pedagang Ungkap Alasannya Disini

2. Asal Mobil

Istimewa
Ilustrasi ekspor mobil dari Indonesia

Asal mobil menjadi salah satu faktor penting saat beli mobil bekas IU. Pastikan beli mobil IU yang diimpor dari negaranya langsung.

Sebagai contoh, jika mobil bermerek Jepang, belilah mobil yang diimpor dari Jepang.

Hindari mobil yang diimpor dari Hong Kong atau negara lainnya karena Anda akan sulit menemukan suku cadangnya akibat dari NIK mobil yang tidak tercatat di negara asalnya.

3. Lakukan General Check-up

Dipo
Ilustrasi pengecekan mesin mobil

Sebelum membeli mobkas IU, sebaiknya lakukan general check up. Biaya melakukan pemeriksaan di bengkel spesialis mobil IU umumnya berkisar Rp 500 – 750 ribu tergantung merek mobilnya.

Dengan cara itu calon pembeli bisa mengetahui secara detail kondisi mobil yang akan dibeli.

Termasuk kinerja beragam fitur yang ada seperti navigasi, ABS, sistem audio, dan lain­-lain dapat terdeteksi jika terjadi kerusakan.

Baca Juga: Ketahui Kerusakan Mobil Bekas dari Setirnya, Begini Tips Mekanik

4. Ketersediaan Suku Cadang

Taufan Rizaldy Putra/GridOto
Ilustrasi toko spare parts mobil

Untuk suku cadang yang bersifat fast moving seperti kampas rem, fuel pump, dan lainnya, bengkel spesialis IU mempunyai persediaan.

Namun, untuk suku cadang yang jarang rusak diperlukan waktu setidaknya 2 bulan untuk menyediakan suku cadang tersebut.

Umumnya kalau mobil bekas IU baru berusia 2-3 tahun kebanyakan yang tersedia suku cadang asli.

Tapi untuk mobil IU yang berumur lebih dari 5 tahun sudah tersedia versi tiruan (KW).

Baca Juga: Pas Buat Taksi Online, Daftar Mobil Bekas Harga Dibawah Rp 90 Jutaan

5. Pilihan Mesin

Radityo Herdianto
Ilustrasi Bongkar Mesin Mobil

Sebaiknya memilih mobil bekas IU yang mesinnya berbahan bakar bensin.

Soalnya, mayoritas mobil IU mesin bensin bisa meminum bahan bakar RON 95 yang dijual di Indonesia.

Nah, kalau mobil IU yang mesin diesel biasanya diset meminum bahan bakar diesel dengan standar Euro 4 dan 5.

Padahal di sini bahan bakar dieselnya belum mencapai spesifikasi di Eropa tersebut.

Kalau sudah ngebet banget sama mobil bekas IU mesin diesel, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan detail terhadap kondisi mesin dan memeriksa track record servis serta penggunaan bbm.

Baca Juga: Sering Luput Inspeksi, 5 Bagian Mobil Bekas Ini Wajib Dicek Saat Beli

YANG LAINNYA